Katsuki Bakugo, sang deuteragonist explosif dari My Hero Academia, selalu menjadi pusat perhatian, bukan hanya karena Quirk-nya yang luar biasa, tetapi juga karena evolusi karakternya yang kompleks. Bagi penggemar setia maupun mereka yang baru menyelami dunia pahlawan dan penjahat ini, pertanyaan tentang usianya, terutama setelah melangkah menjadi Pro Hero, seringkali muncul. Bakugo telah melalui perjalanan transformatif, dari seorang siswa U.A. yang arogan menjadi salah satu pahlawan papan atas di Jepang.
Jadi, berapa usianya saat ia mencapai status Pro Hero yang disegani? Berdasarkan timeline yang kita ketahui, Katsuki Bakugo memulai perjalanannya di U.A. High School pada usia 15 tahun. Seiring berjalannya cerita utama, ia kemudian menginjak usia 16 tahun. Setelah Final War yang monumental dan melewati lompatan waktu 8 tahun, Katsuki resmi menjadi Pro Hero. Ini berarti, saat menjadi Pro Hero No. 5 (dan pernah berada di peringkat yang lebih tinggi), Katsuki Bakugo berusia 24 tahun. Usia ini menandai puncak kematangan dan kekuatannya sebagai seorang pahlawan. Untuk melihat detail lengkap perjalanan usianya, Anda bisa membaca .
Perjalanan Bakugo: Dari Siswa U.A. Menuju Pahlawan Nomor Satu
Perjalanan Katsuki Bakugo bukanlah sekadar penambahan angka pada usianya; itu adalah kisah tentang pertumbuhan, perjuangan, dan penerimaan diri. Sejak awal seri, kita melihat seorang pemuda yang luar biasa berbakat namun dibayangi oleh keangkuhan dan amarah. Namun, seiring waktu, pengalaman pahit dan tantangan besar yang ia hadapi di U.A. High School dan di medan perang membentuknya menjadi individu yang lebih kuat dan berempati.
Usia 15-16 tahun adalah masa di mana Bakugo menjalani pendidikan heroik yang intens di U.A., mengikuti berbagai ujian, festival olahraga, dan pertempuran yang menguji batas kemampuannya. Delapan tahun kemudian, pada usia 24, ia tidak hanya lebih matang secara fisik tetapi juga mental. Transformasinya dari seorang siswa yang kasar menjadi Pro Hero yang dihormati adalah bukti nyata dari perkembangan karakternya. Ingin tahu lebih banyak tentang bagaimana ia berubah? Kunjungi .
Quirk dan Kemampuan: Kekuatan di Balik Julukan "Dynamight"
Tentu saja, usia hanyalah angka jika tidak diiringi dengan kekuatan dan pengalaman yang mengesankan. Quirk "Explosion" Bakugo, yang memungkinkannya mengeluarkan keringat mirip nitrogliserin dari telapak tangannya untuk menciptakan ledakan, adalah salah satu yang paling destruktif dan serbaguna di dunia My Hero Academia. Dari awal, Bakugo menunjukkan potensi luar biasa, memuncaki U.A. Entrance Exam dan Sports Festival.
Sebagai Pro Hero pada usia 24 tahun, Quirk-nya telah mencapai puncak "Awakening", membuatnya lebih kuat, lebih cepat, dan lebih padat, bahkan mengembangkan teknik baru seperti Cluster. Ia juga dikenal karena refleksnya yang luar biasa, mampu menghindari serangan yang bergerak lebih dari dua kali kecepatan suara. Pengalaman bertahun-tahun di garis depan membuatnya mampu bertarung sejajar dengan Pro Hero papan atas. Untuk memahami secara mendalam kemampuan ledakannya, simak .
Karier Pahlawan Profesional: Jejak Bombshell Hero
Setelah lulus dari U.A., Katsuki tidak buang-buang waktu untuk membuktikan dirinya di dunia pahlawan profesional. Ia memulai sebagai sidekick bagi Best Jeanist, menyerap pelajaran berharga tentang profesionalisme dan gaya. Dengan cepat, ia menaiki tangga peringkat, mencapai Pro Hero No. 5 pada usia 24 tahun, setelah sebelumnya menduduki peringkat No. 4 dan bahkan No. 15. Ini adalah bukti dedikasinya dan kekuatan tak terbantahkan yang ia miliki.
Sebagai Pro Hero, julukannya, "Great Explosion Murder God Dynamight," merefleksikan kekuatan dan reputasinya yang tak tertandingi. Prestasinya tidak hanya terbatas pada pertempuran, tetapi juga pada kemampuan strategis dan kepemimpinannya yang berkembang. Jika Anda ingin tahu lebih banyak tentang bagaimana ia menaklukkan dunia pahlawan profesional, lihat .
Evolusi Fisik dan Penampilan: Tanda Perjalanan Sang Pahlawan
Seiring dengan bertambahnya usia dan pengalaman tempur, penampilan fisik Bakugo juga mengalami perubahan signifikan. Pada usia 24 tahun, ia menjadi lebih tinggi dan berotot, mencerminkan intensitas latihannya dan tuntutan profesi pahlawan. Namun, perjalanan seorang Pro Hero tidak datang tanpa pengorbanan. Bakugo menderita beberapa luka permanen akibat pertempuran sengit, termasuk bekas luka di bahu kiri, perut, dan sisi kanan wajahnya. Lengan kanannya bahkan hancur parah selama Final War, meskipun berhasil direhabilitasi.
Kostum pahlawannya juga berkembang, dari Grenadier Bracers yang masif menjadi desain yang lebih ramping namun tetap ikonik. Bahkan, sisa-sisa armor All Might sempat ia gunakan sebagai belat setelah lengannya cedera parah, sebuah simbol warisan yang ia bawa. Perubahan ini bukan hanya estetika; mereka adalah narasi visual dari pertempuran yang ia alami dan ketangguhan yang ia kembangkan. Pelajari lebih lanjut tentang perubahan fisiknya di .
Masa Depan sang Great Explosion Murder God Dynamight
Katsuki Bakugo adalah representasi sempurna dari seorang karakter yang terus berkembang. Usia 24 tahun sebagai Pro Hero bukan akhir dari ceritanya, melainkan awal dari babak baru di mana ia akan terus membentuk masa depan masyarakat heroik. Dengan kekuatan yang tak tertandingi, kecerdasan strategis, dan hati yang semakin matang, Bakugo siap untuk menghadapi tantangan apa pun, mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pahlawan terhebat yang pernah ada.